Ke Merapi Berdua

RENCANA
Sekitar bulan Maret, beberapa teman saya berangkat ke Sindoro. Gunung yang selain letaknya tidak jauh dari Sumbing, juga sama-sama lumayan ekstrim. Waktu itu saya nggak bisa ikut karena ada janji nonton Banda Neira tepat di hari keberangkatan mereka. Sedih memang, tapi ya ngga papa, besok lagi maasih bisa pikir saya. Atas dasar ketidak-ikutan itulah, seminggu setelahnya saya mulai lempar wacana ke beberapa teman yang kemarin belum sempat ikut Sindoro. Saya mengira-ngira, paling tidak tiga-empat orang pasti mau.
 
Tapi, dari beberapa yang saya ajak; Boweng (yang ikut ke Sumbing taun kemarin), Joko (yang waktu itu lagi persiapan mau ujian skripsi+yudisium), dan Imam, cuma Imam yang sepertinya paling bisa berangkat. Boweng punya alasan cuaca lagi jelek dan banyak badai, Joko mau yudisium, sedangkan Imam paling lemah argumentasinya (ujian skripsi masih embuh, kuliah nggak seminggu penuh, dan belum mulai penelitian).
 

Continue reading Ke Merapi Berdua

Advertisements