Beberapa Hal Absurd Belakangan Ini

Oke, sudah cukup!! *ceritanya lagi emosi, tapi malah seperti bencong ngambek*
Malam ini ada beberapa hal absurd yang membuat saya ngerasa campur aduk.
1. pertama, bapak saya lagi suka banget ngumpul-ngmpulkan lagu-lagu hits terbaru (terbaru pada jamannya), iya, jadi bapak saya lagi suka mengoleksi lagu-lagu lama 80-an. Biasanya sih ngoleksinya di CD atau mp3, tapi sekarang dia lagi suka nyari-nyari lagu tersebut dari google (internet) alias ndownload, lalu disimpen di hardisk biar nggak ilang.. sebenarnya nggak masalah sih kalau dia bisa sendiri. Tapi dengan proyeknya yang jenius ambisiustersebut, yang jadi korban utama adalah saya. Pertama, jelas, udah dua hari ini, setiap saya ngidupkan windows, bapak saya langsung mendekat sambil bawa daftar lagu dari cover CDnya lalu nyuruh saya buat searching lagu itu ada atau tidak. Dua malam ini jadi (terpaksa) hapal lagu-lagu lama. Sisi positifnya sih jadi banyak tau lagu-lagu lama.. yaitu lagu yang sudah ada sejak lama (pinter bangeet!!)
Tapi yang jadi masalah, karena seminggu ini saya lagi berkutat dengan proposal kegiatan organisasi pemuda di kampung, terpaksa absen buat ngerjakan, lalu berhubung lapcot saya termasuk lapcot model baru dengan daleman lawas, maka bisa di kira-kira kalau lapcot ini dipakai buat ndownload lagu banyak bareng-bareng dan juga mencopy lagu dari kaset Mp3. Pasti akan sangat lelet dan sering ngehang plus banyak not respondingnya. Dan ini terbukti kalau lapcot saya langsung dikit-dikit ngadat hanya dalam waktu kurang dari setengah jam waktu sedang download lagu chrisye dan mencopy lagu 80-an macam bengawan solo atau whatsever (tunggu, bengawan solo itu lagu 80-an bukan ya?) entahlah..
Saking leletnya, waktu saya mau eject kaset Mp3 tersebut, yang biasanya hanya sedikit makan waktu, ini bisa sampai bermenit-menit.. mosok dari membuka pilihan eject sampai itu Mp3 bisa keluar tasknya bisa sama dengan main PS sampai 2 kali main, nyuci baju, lalu lanjut nonton film Detective Conan *ini kira-kira berapa jam ya*.. lalu baru pas selesai nonton film terus membuka task wondows explorer seketika jadi tersadar TERNYATA TOMBOL EJECT-NYA BELUM KEPENCET.. ini apa-apaan banget, kalo mau marah harus ke siapa kira-kira….
2. Sejak dua minggu lalu adek saya yang (ternyata) sekarang sudah kelas enam SD, padahal kelakuan dan pikirannya belum sampai kelas empat sekarang jadi banyak les. Kalau dihitung seminggu full les nggak berhenti-berhenti, ini kalau masih ditambah dengan les diluar yang biasanya sore-karena terbemtur jadwal sekolah, rencana ibu saya sih mau di pindah jadwalnya jadi malam jam 7 sampai 9. Tapi kalau dilihat-lihat anaknya yang agak kurang meyakinkan, sepertinya dalam tiga minggu kedepan, dia bakal mulai mengeluh, lalu dilanjutkan dengan keluar dari les yang direncanakan masuk malam tadi.. buat saya sih nggak masalah mau les berapapun, nggak merasakan juga sih. Antara senang-melihat-penyiksaan-ini dan miris-karena-dulu-saya-cuma-les-seminggu-dua-kali-saja-bisa-juara-tujuh-di-ujian-nasional-SD.. #bangga
3. sekarang dirumah lagi banyak meilhara cupang, pertama saya yang beli tiga.. lalu adek saya beli karena pengen. Dikampung juga lagi musim anak-anak punya cupang dari anak kecil sampai anak yang sudah banyak jenggot. Dan cupang-cupang ini dibeli untuk di-adu. Absurdnya adalah, dari cupang yang seharga iga ribunan, ditangan orang yang beruntung bisa membawa uang banyak kalo dipake taruhan adu cupang ini.. dan saya nggak tertarik sama sekali, cuma suka jadi wasit dan komentator aja kalau ada adu cupang, dengan bahasa sok tau tingkat dewa soal ikan dan cupang.
4. sekarang semester tiga kuliah, dan alhamdulillah sudah nggak sering kesasar lagi dikampus waktu mau nyari toilet.. di semester tiga ini ada satu yang beda dan jujur saya suka.. yaitu dari sekian banyak dosen, ternyata masih ada dosen yang lumayan gokil (dari kata dasar gila), lucu dan menghibur.. karena setau saya dari dua semester diawal, nggak ada dosen yang bisa membawa suasana kelas jadi cair dan bersahabat. Jadi apapun yang dikatakan oleh dosen tadi, jadi gampang diterima. Kalau kita berangkat kuliah dengan dosen ini itu rasaya seperti kita mau berangkat kuliah dengan dosen yang lucu *perandaian yang gagal*.. jadi dikelas nggak pernah tidur, kecuali kalau ngantuk (yaiyalah).. btw (by the way-atas nama sang jalan) nama dosennya adalah pak Gunardo Rb.. ini berasa jadi seperti diajar lagi oleh beberapa guru SMA dan SMP yang memang banyak yang gokil (kata dasarnya gila, sekali lagi)
5. Kemarin malam sempat online dan iseng membuka blog sendiri (ciri blogger yang tidak profesional-blogger gagal), lalu lihat-ligat trafik yang masuk.. dan, entah saya juga nggak tau siapa yang menghamili kucing tetangga.. ini kok ada visitor (pengunjung) blog yang berasal dari California dan baru saja membuka postingan (gembel) sebuah penelitian yang dulu pernah saya lakukan lalu saya posting. Kalaupun tiba-tiba ada seorang bule yang iseng-iseng searching dan tiba-tiba nemu artikel itu, lalu apa motifnya?? Kenapa pula harus nyasar kesini. Ah, dunia memang aneh, makanya banyak calo di stadion.. ngomong-ngomong soal penelitiannya, jangan ditanya, anda pasti  tidak akan menemukan kebenaran didalamnya.. ini postingannya
ini kurang absurd apa lagi coba…

Oke, segini dulu posting tentang hal-hal absurd saya belakangan ini. Semoga anda berkenan dan tidak sungkan untuk bertanya kalau tersesat dijalan (entah sungkan bahasa mana saya nggak tau).
NB : dari tadi sempat nyari kata absurd di KBBI, dan sampai sekarang belum nemu arti kata absurd.. jadi dari awal sampai sekarang saya nggak tau apa yang saya jadikan tema postingan ini. Butuh bantuan..
Advertisements

Untuk-mu Dengan penuh Kebencian

Aku benci jatuh cinta denganmu, merasa senang ketika bertemu, tersenyum malu-malu, selalu merasa cemas sebelum bertemu denganmu. Aku benci harus merasa senang, cemas, dan takut secara bersamaan saat bersamamu. Senang saat melihatmu datang, cemas saat aku merasa aku akan mengecewakanmu, dan takut ketika sadar kamu akan terlalu baik untuk-ku.

Aku benci saat menunggu kita akan online bersama, dan disaat kamu muncul, aku akan tiduran tengkurap sambil berpikir, berusaha mencari kalimat-kalimat yang ku anggap lucu dan menghibur supaya kamu bisa tertawa. Karena kata orang, cara membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya ketawa.

Aku benci terkejut melihat SMS-mu tiba-tiba muncul dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya, menghapusnya, memikirkan kata demi kata. Aku benci ketika jatuh cinta, semua detail yang aku ucapkan, katakan, kirimkan, tuliskan ke kamu menjadi penting, seolah-olah harus tanpa cacat, atau aku bisa jadi kehilangan kamu. Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu. Tapi, aku tidak bisa menawar, makanya aku benci..

Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan hal aneh dalam diri, yang menjalar ke sekujur tubuh, dan aku merasa pasrah, gelisah. Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman, tanpa harus tidur. Cukup begini saja.. Aku benci, saat aku dengan terburu-buru berusaha meneleponmu malam-malam, karena sebelumnya, sms yang kukirim tidak kamu balas.

Aku benci saat kita main sepeda pagi-pagi, melewati sawah-sawah dan kebun, melewati kampung-kampung dengan orang yang sedang menyapu halaman disetiap rumah yang kita lalui. Aku benci, karena saat aku mengayuh sepeda tepat dibelakangmu yang juga sedang bersepeda, aku selalu berkata “mengapa kamu begitu sempurna?  untuk berpaling darimu, yang bahkan dengan kamu tidak sedang memperhatikanku-pun aku tidak bisa”. Aku membiarkan kamu didepan, karena kemanapun kamu mau, aku dengan senang hati akan mengikutimu. Apapun yang kamu katakan, apapun yang kamu lakukan, aku selalu menjadi seperti orang idiot saat di belakangmu. Aku benci, berpaling darimu-pun aku tak bisa.

Aku benci ketika kamu menempelkan kepalamu ke sisi kepalaku, saat kamu mencoba untuk melihat sesuatu di hp yang sedang aku pegang. Ya, aku benci mengapa ketika kepala kita bersentuhan, aku tidak bernapas, aku merasa canggung, aku ingin berlari jauh. Aku benci aku harus sadar atas semua kecanggungan itu.. tapi tidak bisa melakukan apa-apa.

Aku benci ketika logika-ku bersuara dan mengingatkan, “Hei! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kalian akan tahu, kalian berdua tidak punya kecocokan,” dan itu harus dimentahkan oleh hatiku yang ikut berkata, “Jangan hiraukan logikamu”. Lalu aku pasti akan mengikuti kata hatiku tersebut.

Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam dirimu saat aku mulai ragu. Kesalahan yang secara malas aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna, kamu bisa saja tanpa cela. Dan aku, bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.

Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu. Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada mu. Karena di dalam perasaan yang menggebu-gebu ini; di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan..

aku benci aku takut tanpamu..

terinspirasi oleh “kamu” dan dari salah satu posting dalam radityadika.com